BNNK Sumenep Ungkap Peredaran Pil Ekstasi

- Redaksi

Selasa, 10 September 2019 - 17:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Dua tersangka pengedar pil ekstasi digelandang petugas ke kantor BNN Kabupaten Sumenep, Selasa, 10/09/2019. (Didik/ SJ foto)

Dua tersangka pengedar pil ekstasi digelandang petugas ke kantor BNN Kabupaten Sumenep, Selasa, 10/09/2019. (Didik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep menangkap RD (37) dan AM (40), keduanya warga Kecamatan Pademawu, Pamekasan, dalam kasus kepemilikan pil ekstasi. Keduanya ditangkap di rumah kos RD yang berlokasi di Desa Lawangan Daya, Pademawu, Pamekasan.

Penangkapan keduanya berawal dari informasi masyarakat yang menyebut jika di rumah kos RD kerap dijadikan tempat transaksi barang haram jenis pil ekstasi. Berbekal informasi ini, petugas mulai melakukan pengintaian.

Dan pada Rabu, 04/09/2019 sekitar pukul 21.30, rumah kos milik RD digerebek dan digeledah. Selain menangkap kedua pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti antara lain 43 butir pil ekstasi, uang tunai, handphone, dan kartu ATM.

Petugas tunjukkan barang bukti milik tersangka RD dan AM, dalam rilis di kantor BNNK Sumenep. (Didik/ SJ foto)

“Pil ekstasi ini jenis sponge bob, ya mereka sempat melawan saat kita tangkap. Mereka dapat barang haram itu dari Surabaya,” terang Bambang Sutrisno, Kepala BNN Kabupaten Sumenep, dalam jumpa pers Selasa, 10/09/2019.

Saat ini kedua pelaku ditahan di Kantor BNN Kabupaten Sumenep. Petugas juga terus memeriksa keduanya secara intensif, untuk mengetahui jaringan pengedar diatasnya. Mulai masuknya pil ekstasi ke Pulau Madura menurut Bambang menjadi atensi khusus petugas BNN Kabupaten Sumenep. Warga dihimbau ikut berperan aktif dalam mencegah peredaran barang haram mulai dari lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Masuk Agenda Pledoi, Kasus Pengungkapan Narkoba Terbesar Hampir Tuntas

“Kita sangat welcome kepada semua masyarakat. Wilayah kerja kita itu mulai dari Sumenep, Pamekasan dan Sampang. Kita siap untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan bahaya narkoba bila diminta masyarakat,” pungkas Bambang Sutrisno. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru