Dampak Corona, Mahasiswi Asal Sumenep Pulang Kampung

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2020 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASPADA CORONA: Maftuhatus Shobah, mahasiswi asal Sumenep memilih pulang ke tanah air pasca mewabahnya virus corona di Cina. (mg1/SJ Foto)

WASPADA CORONA: Maftuhatus Shobah, mahasiswi asal Sumenep memilih pulang ke tanah air pasca mewabahnya virus corona di Cina. (mg1/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Wabah corona terus menjadi momok yang sangat mengkhawatirkan bagi mereka yang bermukim di Cina. Takut tertular virus mematikan tersebut, Maftuhatus Shobah, 24, mahasiswi yang menempuh studi Strata 1 pulang kampung ke Kabupaten Sumenep.

Atus, sapaan karib Maftuhatus shobah mengaku, virus corona membuat mereka yang tinggal di Cina tidak leluasa beraktifitas. Tidak terkecuali bagi para mahasiswa. Khawatir tertular, dia pun memutuskan pulang ke tanah air.

Baca Juga :  Miris, Siswa Di Sumenep Pakai Sandal Jepit Saat Sekolah, Kepala Sekolahnya Disebut 1 Tahun Tidak Pernah Masuk

“Saya tidak ada rencana mau pulang sebenarnya. Tapi karena keadaan di China terus mencekam dan orang tua terus telpon khawatir, saya langsung pulang,” kata Maftuhatus Shobah, Senin, 03/02/2020.

Gadis berparas cantik asal Desa Bulla’an, Kecamatan Batuputih tersebut mengaku, selama kuliah ia tinggal di asrama kampus Fushou University China. Di kampus tersebut, dia memilih jurusan ekonomi. Sejak mewabahnya corona, menurut Atus pengawasan mahasiswa menjadi ketat. Keluar masuk asrama mahasiswa harus diperiksa secara ketat.

Baca Juga :  Tempat Hiburan Malam Bebas Beroperasi Di Sumenep, Kinerja Aparat Penegak Hukum Dipertanyakan

“Aktivitas di asrama sekarang ketat. Mahasiswa keluar masuk harus diperiksa dan dicek temperatur tubuhnya,” pungkasnya. (mg2/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029
Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang
Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik
Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep
Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali
Warga Nonggunong Bersyukur Dapat Bansos Beras 10 Kg
Center Of Law Studies Gelar FGD, Bea Cukai Madura “Menghilang”
Sempat Dihentikan, Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Trujoyo Menemui Titik Terang

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:02 WIB

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029

Senin, 27 Mei 2024 - 14:49 WIB

Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang

Senin, 27 Mei 2024 - 14:36 WIB

Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik

Senin, 27 Mei 2024 - 14:21 WIB

Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep

Sabtu, 18 November 2023 - 13:13 WIB

Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali

Berita Terbaru