Jaksa Kecewa, Acara JMS di SMAN 1 Sumenep Layaknya Pengemis

- Redaksi

Kamis, 25 Mei 2023 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Foto bersama siswa-siswi SMAN 1 Sumenep dengan para Jaksa saat acara JMS tanpa dihadiri satupun dewan guru

Foto:Foto bersama siswa-siswi SMAN 1 Sumenep dengan para Jaksa saat acara JMS tanpa dihadiri satupun dewan guru

SUMENEP,seputarjatim.com-Acara Jaksa Masuk Sekolah (JMS), yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Sumenep (Kejari) meninggalkan luka mendalam bagi rombongan Korps Adhyaksa ini.

Bagaimana tidak, acara yang ditempatkan di salah satu SMA Favorit yang ada di Kabupaten ujung timur pulau Madura ini yakni SMAN 1 Sumenep tanpa dihadiri satu pun dewan guru, puluhan siswa-siswinya tersebut dibiarkan tanpa ada yang mendampingi sampai acara selesai.

Selama acara JMS berlangsung hanya awal pembukaan saja sang Kepala SMAN 1 Sumenep Drs Ahmad Sulaiman hadir mendampingi para Jaksa yang langsung dihadiri Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch. Indra Subrata, SH.MH bersama Jaksa Nur Fajjriyah, SH serta staf Kejari lainnya.

Namun, selang beberapa waktu kemudian, Kepala SMAN 1 Sumenep itu pamit meninggal tempat atau acara JMS terlebih dahulu dengan alasan ada kegiatan atau pekerjaan lain. Dan hanya terlihat seorang guru atau tenaga pendidik di ruangan kegiatan.

“Itu juga tadi sudah keluar guru yang satu itu, kita disini kan dalam rangka acara Jaksa Masuk Sekolah, masa acaranya tidak ada satu guru pun tersisa” kata Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch.Indra Subrata saat keluar meninggalkan SMAN 1 Sumenep. Rabu (24-5-2023).

Baca Juga :  Bupati Sumenep Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Besar Al-Ishlah

Kasi Intel menyebutkan, pihaknya merasa tidak dihargai, karena yang sejatinya acara tersebut adalah untuk kepentingan sekolah dan masa depan para generasi yang akan datang agar tidak mudah terjerumus ke dalam hal yang melanggar hukum.

Disamping itu kata Kasi Intel yang baru menjabat di Sumenep ini, pihaknya merasa ikut memiliki tanggung jawab untuk ikut serta memberikan pemahaman-pemahaman tentang hukum yang sewaktu waktu bisa menjerat para siswa ataupun anak didik di sebuah sekolah.

“Tadi di JMS sudah saya pertegas, bahwa pelanggaran atau perbuatan melawan hukum itu dimanapun bisa terjadi, tidak hanya di kantor pemerintahan saja, bisa saja juga di sekolah, katakan terjadinya pungutan liar (pungli) dan lain sebagainya” ungkapnya.

Rasa kecewa yang sama juga diungkapkan Jaksa Nur Fajjriyah, SH yang didapuk sebagai pemateri dalam acara JMS tersebut, ia menyampaikan rasa kecewanya karena sampai pada akhir acara tidak satupun guru di SMAN 1 Sumenep yang berada di ruangan atau ikut menemani para Jaksa dari Kejari Sumenep.

Baca Juga :  Prahara Tanah Kodim, Fauzi Tuding BPN Sumenep Sarang Mafia Tanah Hingga Dugaan Kepala BPN Tidak Paham Aturan

“Sampai pada sesi foto bersama, tidak satupun guru ada yang nongol, ini seakan kita mau ngemis apa gimana. Padahal ini kepentingan kita bersama loh ya” tegasnya.

Ia pun menyampaikan rasa kekecewaannya, saat acara JMS di sekolah favorit Sumenep itu, bahkan kata dia, saat hendak keluar dari ruangan acara, nampak terlihat Kepala Sekolah dan para guru duduk santai.

“Ya kita pulang saja, karena acara juga sudah selesai, itu kita lihat kepala sekolahnya santai aja kok, katanya tadi acara. Terus kita juga mau pamit ke siapa karena gak ada satupun orang yang menemui kita saat pulang” tuturnya.

Pantauan dilokasi acara,kegiatan JMS ini sejak awal memang kurang penyambutan terhadap para Jaksa yang hadir, bahkan air minum pun baru disuguhkan ketika acara berjalan hampir 1 jam. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat
Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 09:18 WIB

DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:53 WIB

Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:15 WIB

Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

Berita Terbaru