KJS: Pelangi di Sumenep 2023 Akan Dikemas Memukau

- Redaksi

Sabtu, 17 Desember 2022 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bincang Santai: KJS dan pelaksana Malang Flower Carnival (MFC) diskusi rencana pelaksanaan even Pelangi di Sumenep tahun 2023. (Foto: Muhammad Fahrul)

Bincang Santai: KJS dan pelaksana Malang Flower Carnival (MFC) diskusi rencana pelaksanaan even Pelangi di Sumenep tahun 2023. (Foto: Muhammad Fahrul)

SUMENEP, seputarjatim.com- Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) menggelar study banding pelaksanaan even budaya “Pelangi di Sumenep” dengan pelaksana Malang Flower Carnival (MFC) di Batu, (17/12/2022).

Agus Nandar, pelaksana Malang Flower Carnival (MFC) menyampaikan jika gelaran carnival di wilayah manapun harus berbasis potensi daerah.

” Di Sumenep kan ada musik Tong-Tong. Itu memukau, tidak dimiliki daerah lain. Ada batik dan ukiran juga. Semua ini bisa jadi nilai plus untuk menyedot animo masyarakat,” kata Agus.

Dosen Fashion Universitas Negeri Malang (UNM) ini juga berkisah suka duka membangun Malang Flower Carnival (MFC). “Kami ini yang ketiga. Lebih dulu Jember. Tapi berkat keseriusan, dan kegigihan, akhirnya dikenal Indonesia. Bayangkan coba, dulu kami harus mengganti uang 750 ribu rupiah ke setiap rumah di Jalan Ijen. Sebagai dampak kerusakan taman dan rumput yang diinjak penonton,” sambung pria kelahiran Sumenep ini.

Baca Juga :  48 Pasang Sapi Siap Adu Cepat di Karapan Sapi Rebut Piala Bupati Sumenep

Sementara Ahmad Sa’ie, Ketua KJS berharap study banding ini akan meningkatkan kualitas pelaksanaan Pelangi di Sumenep di tahun-tahun mendatang.

Inovatif: Musik Tong-Tong direncanakan jadi bagian dari even tahunan Pelangi di Sumenep tahun 2023. (Foto: Muhammad Fahrul)

“Memang kami harus mencontoh ke kota Malang. Jadi dengan belajar, akan menjadi gambaran cara membuat even yang lebih bagus dan menarik,” kata Sa’ie yang juga sebagai Jurnalis TVRI Jawa Timur.

Dalam diskusi ringan yang dimoderatori Jurnalis Kompas TV Nur Khalis, digelar sharing pelaksanaan even carnival di berbagai daerah. Veros Afif, staf tenaga ahli Bupati Sumenep bidang Pariwisata menyampaikan jika usulan memadukan musik tong-tong dan busana carnival akan dipertimbangkan.

Baca Juga :  Tari Muang Sangkal, Tarian Sakral Masyarakat Sumenep

“Kalau Bupati memang mendukung even budaya yang dapat mengenalkan Sumenep ke masyarakat luas. Insyaallah nanti akan duduk bersama membahas lebih detil pelaksanaan “Pelangi di Sumenep” tahun 2023,” terang Veros yang juga Jurnalis TV One.

Di akhir, Agus Nandar jelaskan bahwa semangat menggelar even harus dibingkis lebih spesifik. “Sudah bagus namanya Pelangi di Sumenep. Tapi, akan lebih memukau kalau di konsep lebih luas dengan merubah nama menjadi Pelangi di Madura,” pungkas Agus Nandar. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025
Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong 2025 di Sumenep
Festival Musik Tong-Tong Masuk KEN 2025, Disbudporapar Sumenep Siap Tampilkan Budaya Sumenep Tingkat Nasional
38 Grup Meriahkan Festival Musik Tong Tong se-Madura 2025

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Rabu, 19 November 2025 - 14:25 WIB

Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 23:53 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja

Selasa, 21 Oktober 2025 - 10:02 WIB

Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025

Berita Terbaru