Pelajar Beli Sabu ke Petani Ditangkap

- Redaksi

Jumat, 9 Agustus 2019 - 12:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Tersangka AMT, Pelajar yang ditangkap setelah membeli sabu-sabu (foto: dok Polres Sumenep)

Tersangka AMT, Pelajar yang ditangkap setelah membeli sabu-sabu (foto: dok Polres Sumenep)

Sumenep, seputarjatim.com– Petugas Reskoba Polres Sumenep menangkap AMT, pelajar kelas 3 SMA, warga Desa Campor barat, Ambunten, Sumenep, Jawa Timur, dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu. AMT ditangkap saat sedang berada didepan warung, tepatnya di pinggir jalan Desa Ambunten Timur.

 AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep menuturkan, petugas Reskoba langsung bergerak setelah mendapat informasi adanya transaksi barang haram di wilayah Ambunten Timur. Saat itulah petugas menangkap AMT, dengan barang bukti 0,62 gram sabu.

Baca Juga :  Jelang Derby Jatim, Madura United Optimis Curi Poin di Kandang Arema
S, petani yang menjual sabu-sabu kepada tersangka AMT. (foto: dok Polres Sumenep)

“Dari pengakuan AMT,  sabu itu dibeli dari pria berinisial S, warga Desa Campor Barat, Ambunten. Kita juga berhasil menangkap S. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani,” terang Widiarti, dalam rilisnya, Jumat 09/08/2019.

Petugas menjerat kedua pelaku dengan pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara. (feb/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB