Pilkades Juruan Laok Ricuh, Warga Robohkan Tenda dan Rusak Logistik Pilkades

- Redaksi

Kamis, 7 November 2019 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan petugas kepolisian diterjunkan ke lokasi Pilkades Juruan Laok, di Kecamatan Batuputih, Sumenep, Jawa Timur, setelah terjadinya kericuhan, Kamis, 07/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

Ratusan petugas kepolisian diterjunkan ke lokasi Pilkades Juruan Laok, di Kecamatan Batuputih, Sumenep, Jawa Timur, setelah terjadinya kericuhan, Kamis, 07/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Pelaksanaan Pilkades di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Jawa Timur, Kamis pagi, 07/11/2019, berlangsung ricuh. Warga yang diduga tidak puas dengan pelaksanaan Pilkades tiba-tiba membuat kekacauan ditengah lokasi pencoblosan. Warga yang jumlahnya puluhan itu memprovokasi warga dan merusak tenda yang ada di lokasi. Kericuhan ini membuat warga terutama wanita dan anak-anak berteriak ketakutan.

Baca Juga :  Tahun 2024, Laka Lantas di Sumenep Naik 20 Persen

Polisi yang berjaga di lokasi tidak dapat berbuat banyak karena kalah jumlah. Hampir seluruh kursi plastik yang disiapkan panitia, termasuk surat suara Pilkades berceceran di tanah akibat kericuhan ini.

Massa yang ngamuk merusak kotak dan surat suara, serta merobohkan tenda di lokasi pencoblosan Pilkades Juruan Laok, Batuputih, Sumenep, Jawa Timur, Kamis, 07/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

Terkait hal ini, Hartono, Ketua Pilkades Juruan Laok belum dapat dikonfirmasi baik melalui pesan dan sambungan telepon. AKP Widiarti Kasubag Humas Polres Sumenep juga belum dapat menjelaskan kejadian ini.

Baca Juga :  Pedagang Kuliner Lingkar Timur Lancang Pakai Lahan Milik PT. Garam

“Sebentar mas, ini masih sibuk,” kata AKP Widiarti saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan personil gabungan Polres Sumenep dan Brimob diterjunkan ke lokasi. Pelaksanaan pencoblosan di desa Juruan Laok juga dihentikan sementara. (feb/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru