Satpol PP Sumenep Gelar Sosialisasi Ketentuan Tentang Cukai Rokok

- Redaksi

Rabu, 6 September 2023 - 08:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto:Kepala Satpol PP Sumenep saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi

Foto:Kepala Satpol PP Sumenep saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi

SUMENEP, seputarjatim.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Bersama Bea Cukai Madura, Jawa Timur, menggelar Sosialisasi Ketentuan Tentang Cukai Rokok dengan 25 peserta pedagang eceran.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Baghraf tersebut sebagai tindak lanjut dari peredaran rokok ilegal di Sumenep yang dinilai masih fluktuatif.

Kepala Satpol PP Sumenep, Ach. Laili Maulidy menyebutkan, Di dalam PMK tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi DBHCHT diatur tentang tata cara pencegahan peredaran rokok ilegal melalui berbagai kegiatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu kegiatan tersebut yakni, Sosialisasi Ketentuan Tentang Cukai Rokok DBHCHT yang merupakan amanah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 215 tahun 2021.

“Salah satu kegiatan dalam bidang penegakan hukum adalah sosialisasi ketentuan di bidang cukai, di samping kegiatan-kegiatan yang lain yang telah dan akan dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga :  Usai Bagikan Uang Di Masjid, Said Malah Ancam Warga,, Ini Masalahnya

Masih kata Laily, ada 2 jenis kegiatan sosialisasi tatap muka langsung dalam pencegahan peredaran rokok ilegal. Dengan menghadirkan peserta minimal 25 orang, dan maksimal 100 orang.

“Jadi untuk sosialisasi tatap muka kali ini kami menghadirkan peserta sebanyak 25 orang, selanjutnya atau kegiatatan tatap muka berikutnya akan menghadirkan 100 orang,” pungkasnya.

Sementara itu, Bea Cukai Madura yang diwakili Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea dan Cukai Madura, Zainul Arifin yang juga menjadi narasumber pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa, peredaran rokok tanpa pita cukai cenderung naik saat memasuki musim tembakau.

“Banyak faktor yang membuat menjamurnya rokok ilegal, selain musim tembakau tiba  juga ditunjang oleh kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan rokok yang lebih murah,” ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Ditampar, Orang Tua Siswa di Sumenep Lapor Polisi

Dirinya mengklaim Bea Cukai Madura sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir maraknya peredaran rokok ilegal di Madura.

“Untuk Madura, Bea dan Cukai sudah melakukan berbagai usaha untuk mengurangi peredaran rokok ilegal. Salah satunya bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, juga penegak hukum yang lain,” tuturnya.

Bea dan Cukai  Madura akan terus  berkomitmen melakukan langkah-langkah terstruktur bekerja sama dengan berbagai pihak untuk berupaya seoptimal mungkin mengeliminasi peredaran rokok ilegal di Madura maupun di Sumenep.

“Kami bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten di seluruh Madura, dan khusus di Sumenep ini kami menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk pelaksanaan DBHCHT,” tukasnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terbaru