Suara Rakyat Jadi Pijakan, DPRD Sumenep Kawal Hasil Reses II

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RAPAT: Wakil Bupati Sumenep (duduk) bersama Ketua DPRD Sumenep (pimpinan) usai Rapat Paripurna penyampaian laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 di ruang sidang DPRD setemp (Foto Istimewa)

RAPAT: Wakil Bupati Sumenep (duduk) bersama Ketua DPRD Sumenep (pimpinan) usai Rapat Paripurna penyampaian laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 di ruang sidang DPRD setemp (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal berkomitmen dalam mengawal aspirasi masyarakat melalui Rapat Paripurna penyampaian laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026, Rabu (31/3/2026).

Rapat tersebut menjadi momentum strategis bagi legislatif untuk mengonsolidasikan berbagai kebutuhan masyarakat yang dihimpun anggota dewan di masing-masing daerah pemilihan selama masa reses pada 9 hingga 16 Maret 2026.

Dalam forum paripurna itu, tujuh fraksi DPRD secara bergantian memaparkan hasil penjaringan aspirasi. Sejumlah isu krusial mencuat, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menegaskan bahwa laporan hasil reses bukan sekadar agenda formal, melainkan representasi langsung suara rakyat yang harus menjadi pijakan utama dalam perumusan kebijakan daerah.

“Hasil reses ini bukan hanya laporan administratif semata, tetapi cerminan nyata kebutuhan dan harapan masyarakat di akar rumput. Karena itu, seluruh aspirasi harus menjadi prioritas dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  THR Jangan Terkuras Usai Lebaran, BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Sumenep Lebih Cermat Atur Keuangan

Ia menambahkan, DPRD memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan aspirasi tersebut tidak berhenti sebagai wacana, melainkan diwujudkan dalam program nyata.

“Kami tidak ingin aspirasi masyarakat hanya menjadi catatan di atas kertas. Semua usulan akan kami kawal agar dapat diterjemahkan menjadi program konkret dalam perencanaan dan penganggaran daerah,” lanjutnya.

Zainal juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam merealisasikan hasil reses, mengingat kompleksitas persoalan pembangunan di Sumenep.

“Sinergi legislatif dan eksekutif menjadi kunci pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. Kami berharap pemerintah daerah merespons hasil reses ini dengan langkah strategis, terukur, dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Adapun laporan disampaikan oleh tujuh fraksi melalui juru bicara masing-masing, yakni Fraksi Gerindra-PKS (Agus Hariyanto), Fraksi PPP (Hairul Anam), Fraksi PAN (Hairul Anwar), Fraksi Demokrat (Ahmad Jazuli), Fraksi PDI Perjuangan (Darul Hasyim Fath), Fraksi NasDem (Samsiyadi), dan Fraksi PKB (Mirza Khomaidi Hamid).

Masing-masing fraksi menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas layanan publik, serta perhatian terhadap sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Rapat paripurna ini dihadiri Wakil Bupati Sumenep, pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran OPD, camat, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Dorong ASN Tingkatkan Kinerja Pasca Libur Lebaran

Melalui forum tersebut, DPRD Sumenep berharap hasil reses dapat terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada masyarakat serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

Berita Terbaru

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB

MENDUNG:
Gedung Pemerintah Kabupaten Sumenep tampak dari halaman depan (Mufti Che - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB