Tilang Manual akan Digencarkan, Operasi Keselamatan Semeru Bakal Digelar Selama 14 Hari

- Redaksi

Senin, 6 Februari 2023 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURABAYA, seputarjatim.com- Polrestabes Surabaya gelar apel kesadaran nasional serta operasi keselamatan semeru 2023, yang akan diselenggarakan selama 14 hari mulai 7 februari hingga 20 februari 2023.

Petugas akan menindak tegas pelanggaran yang kasat mata baik untuk roda dua maupun roda empat. Petugas juga akan menindak tegas dengan tilang langsung ditempat dengan sekitar 1000 lebih anggota gabungan termasuk Polres Tanjung Perak.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, porsi dalam kegiatan operasi kali ini adalah 40% preemtif 40% preventif dan 20% lagi adalah Represif.

Baca Juga :  Pelni Beri Inovasi Terbaru Via Aplikasi Untuk Pesan Tiket

“Jadi, tindakan tilang langsung hanya sekitar 20 persen saja,” kata AKBP Arif, Senin (6/2/2023).

AKBP Arif menambahkan, oleh karena itu dihimbau kepada masyarakat khususnya warga Kota Surabaya untuk sama-sama sadari dan pahami bersama bahwasanya beberapa waktu belakangan ini diberikan kelonggaran atau moratorium terhadap penindakan pelanggaran lalu lintas.

Namun, bukan kesadaran yang tumbuh dan berkembang dengan turunnya keteraturan berlalu lintas dan kesadaran serta disiplin berlalu lintas dan angka kecelakaan meningkat.

Baca Juga :  Ajari Anak Minum Miras, Saat Pulang Sang Anak Terlibat Laka

“Jika kita bandingkan dengan bulan lalu, angka kecelakaan lalu lintas meningkat secara kuantitas begitu juga fatalitasnya bulan lalu bulan Januari korban meninggal dunia sia-sia di jalan adalah sebanyak 19 orang, ini meningkat dibandingkan bulan Januari 2022 yang hanya 15 orang yang meninggal,” tambah Kasatlantas.

Dalam operasi keselamatan Semeru 2023 ini, tentunya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan Zero fatalitas membutuhkan kerjasama dari semua pihak stakeholder, seluruhnya Dinas terkait, semua punya tanggung jawab bersama. (her/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Kamis, 9 April 2026 - 18:54 WIB

Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyianto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek (SandiGT - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:53 WIB

MENGECEK: Warga bersama kepolisian saat mengvakuasi benda mirip torpedo (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:43 WIB

GAGAH: Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

Peristiwa

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Senin, 20 Apr 2026 - 17:48 WIB