Viral! Kades di Sumenep Diduga Aniaya Warganya hingga Memar

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANIAYA: Kades Angkatan, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean Sumenep, Hudri saat memukul warganya hingga memar (SandiGT - Seputar Jatim)

ANIAYA: Kades Angkatan, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean Sumenep, Hudri saat memukul warganya hingga memar (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan kasus pemukulan oleh Kepala Desa (Kades) Angkatan, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terhadap warganya yang bernama Hosen.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 14 Mei 2025 kemarin, sekitar pukul 11.30 WIB di depan rumah korban di wilayah Desa Angkatan.

Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti, mengatakan, bahwa Insiden bermula pada hari yang sama sekitar pukul 11.00 WIB, ketika saudara Hasyim datang ke lokasi bersama Hollan dan beberapa orang lainnya yang tidak dikenal korban untuk melihat sebidang tanah yang berada di depan rumah Hosen.

“Saat itu, Hosen menjelaskan bahwa tanah tersebut adalah miliknya. Namun, Hasyim bersikukuh bahwa tanah tersebut merupakan milik Hollan,” ujarnya. Senin (19/5/2025).

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Anggarkan Rp180 Juta untuk Perlengkapan Paskibraka 2025

Perdebatan pun terjadi, lanjut dia, namun masih dalam batas wajar, dan rombongan Hasyim kemudian meninggalkan lokasi.

Ia menyampaikan, sekitar setengah jam kemudian, terlapor bernama Hudri datang ke rumah korban bersama aparat Desa Angkatan, saudara Sainal.

“Mereka duduk di teras rumah Hosen bersama saksi lain yaitu saudara Moni dan Sir’an. Dalam pertemuan tersebut, kembali dibahas mengenai kepemilikan tanah yang menjadi sumber perselisihan,” jelasnya.

“Perdebatan memanas hingga korban menyampaikan kalimat, ‘jangan cuma memihak salah satu.’ Mendengar hal tersebut, terlapor Hudri diduga langsung berdiri dan memukul korban dengan tangan kanannya, mengenai pipi dan telinga sebelah kiri korban. Akibat pukulan tersebut, korban mengalami memar di bagian wajah,” tegasnya.

Saksi Moni dan Sir’an segera melerai kejadian tersebut. Korban kemudian dibawa ke puskesmas untuk menjalani visum. Meski awalnya sempat ragu untuk melaporkan, akhirnya pada Jumat, 16 Mei 2025, Hosen resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kangean.

“Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak berwajib. Masyarakat berharap kejadian tersebut bisa diusut secara adil dan tuntas, mengingat insiden ini menyangkut oknum perangkat desa yang seharusnya menjadi pengayom warga,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru