Dua Wanita Korban Teror Remas Dada Melapor ke Polres Sumenep

- Redaksi

Jumat, 1 November 2019 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep. (Didik/ SJ Foto. dok.)

AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep. (Didik/ SJ Foto. dok.)

SUMENEP, seputarjatim.com Dua wanita muda korban pelecehan seksual remas dada melapor ke Unit Pidum Satreskrim Polres Sumenep, Jawa Timur, Jumat, 01/11/2019. Kedua wanita berhijab berinisial L, (26), dan N (25) ini melaporkan tindak pelecehan seksual yang dialami pada Selasa malam, 29 Oktober 2019 lalu. Saat kejadian, tepatnya pada Pukul 21.30 WIB, keduanya sedang melintas di wilayah perkotaan tepatnya di jalan masuk perumahan Sumekar, Kota Sumenep. Saat itu, seorang pria yang mengendarai motor matic tiba-tiba mendekat dan meremas bagian dada korban.

Baca Juga :  Ribuan Pasang Mata Jadi Saksi Suksesnya Kejurnas Drag Bike Sumenep 2022

“Kami ya teriak, sempat mengejar. Orangnya berambut panjang, naik motor tanpa plat nomor. Kejadiannya setelah kami berdua pulang dari cafe,” terang N kepada wartawan di Polres Sumenep, 01/11/2019.

Wanita berhijab ini mengaku, pasca kejadian keduanya mengalami trauma. “Sekarang takut kalau naik motor diatas jam 9 malam. Kami trauma,” imbuhnya.

Baca Juga :  Oknum Pegawai Bank Jatim Sumenep Diduga Lecehkan Mahasiswi, Rektor UTM Melawan
Kedua wanita korban teror remas dada didampingi petugas melakukan olah TKP, Jumat, 01/11/2019. (Didik/ SJ Foto)

Menindaklanjuti laporan ini, AKP Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumenep mengaku akan segera melakukan penyelidikan.

“Semua unsur akan kita kerahkan untuk mengungkap kasus ini. Mulai dari intel, reskrim dan unsur lantas. Kita akan intensifkan patroli jalanan di titik-titik yang sepi,” terang AKP Widiarti kepada wartawan, 01/10/2019.

Usai melapor, kedua korban pelecehan seksual keluar didampingi tiga penyidik untuk menunjukkan lokasi kejadian yang dialami sebelumnya. (feb/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB