Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Samsul Alami Luka Robek di Perut

- Redaksi

Kamis, 18 November 2021 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Samsul Korban Penganiayaan Yang Saat Ini dirawat Di RSUD. Moh. Anwar Sumenep. (Dok.Humas Polres Sumenep)

Foto: Samsul Korban Penganiayaan Yang Saat Ini dirawat Di RSUD. Moh. Anwar Sumenep. (Dok.Humas Polres Sumenep)

Sumenep,Seputarjatim.com,-Seorang warga Desa Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, bernama Samsul (45) menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku bernama Subai (40) yang sama-sama warga Desa Ganding, Kecamatan Ganding.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti saat dihubungi Media ini membenarkan telah terjadi penganiayaan di desa Ganding, dirinya mengatakan berdasarkan pengakuan saksi di TKP pada hari Kamis tanggal 18 November 2021 sekira pukul 16.00 wib pada saat itu saksi berada dirumahnya sedang mengecat sangkar burung, kemudian datang korban samsul dengan mengendarai sepeda motor namun tidak sampai turun dari sepeda motor yang digunakannya.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Oknum Perangkat Desa Di Kecamatan Ganding Ditangkap

“Setelah itu terlapor Subai melintas dijalan tersebut lalu korban samsul meneriaki “TUNGGU BAI” dan langsung memutar balik sepeda motornya dan terjadilah penganiayaan,” Jelasnya. Kamis (18-11-2021)

Masih kata Widi, sesampainya di lokasi saksi melihat korban samsul dalam keadaan dicekik dari arah belakang oleh subai dengan memegang sebilah pisau, sedangkan korban samsul sendiri juga memegang sebilah pisau dan tangan sebelah kiri memegang perut yang mengalami luka robek di perut sebelah kiri.

Baca Juga :  KPU Sumenep Gelar Media Gathering Bersama 7 Asosiasi Media

“Korban saat ini dalam perawatan di RSUD. Moh.Anwar Sumenep, sedangkan motifnya sendiri masih dalam tahap penyelidikan,” Paparnya.

Lanjut mantan Kapolsek kota ini menjelaskan, sampai saat ini belum ada laporan resmi kepada pihak berwajib atas kejadian tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan resmi, namun anggota sudah ada dilapangan,” Pungkasnya. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep
Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi
Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi
Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep
Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib
Crime Clearance Polres Sumenep Meroket di 2025, Penyelesaian Perkara Tembus 82,4 Persen
Bantuan KIP JAWARA Diduga Dipalak Ratusan Ribu, Kepala Dinsos Sumenep Terkesan Menghindar
Usai Dana Cair, Penerima KIP JAWARA di Sumenep Ngaku Diminta Komisi oleh Petugas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:59 WIB

Duplik Kasus ODGJ Sapudi, Aksi Darurat Dipersoalkan, Nurani Hukum Diuji di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:14 WIB

Keadilan yang Tercekik, Pledoi Musahwan Menggema di Sidang ODGJ Sapudi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:05 WIB

Menangis di Hadapan Hakim: Asip Kusuma Memohon Keadilan atas Kekacauan Kasus ODGJ Sapudi

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong, Laporan Warga Pakondang Mengendap di Kejari Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:34 WIB

Solar Subsidi di Sumenep Diduga Disedot Mafia, Jatah Petani dan Nelayan Raib

Berita Terbaru