Kekacauan Ditubuh Dinkes Sumenep Hingga Kadis Yang Enggan Menemui Wartawan

- Redaksi

Kamis, 24 November 2022 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com–Kekacauan di tubuh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB), Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai ditampakkan adanya ketidakharmonisan. Pejabat di OPD yang dipimpin Kadis Agus Mulyono ini terkesan main lempar tanggung jawab dan asal ngomong.

Slamet Boedihardjo selaku Sekretaris memastikan bahwa, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, tidak mempunyai humas.

Komentar dari sang sekretaris ini muncul saat salah satu pegawai Dinkes P2KB Sumenep menyuruh awak media untuk konfirmasi langsung kepada humas apabila ada sesuatu yang perlu dikonfirmasi.

“Tidak ada, mana ada OPD ada humasnya,kalau disini ada humasnya, berarti OPD lain ada humasnya juga dong,” Ucapnya singkat saat di konfirmasi keberadaan humas di kantornya. Kamis (24-11-2022).

Diberitakan sebelumnya, munculnya keberadaan humas Dinkes ini saat tim menelusuri pengadaan Belanja Hibah Barang kepada Badan dan Lembaga yang Bersifat Nirlaba, Sukarela dan Sosial yang Dibentuk Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan untuk (Blood Bank Refrigerator) Rp.261.000.000 tahun 2022.

Baca Juga :  Aktivis Muda Sumenep Angkat Bicara Soal Oknum BPD Desa Bringin Diduga Gunakan Ijazah Orang Lain

Dokter As’ad Zainudin selaku Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan saat di konfirmasi menjelaskan bahwa pengadaan barang tersebut bukan berada di bidangnya, pihaknya hanya sebatas mengusulkan atas dasar pengajuan dari PMI Sumenep.

“Kami hanya sebatas mengajukan, terkait pengadaan barangnya sampean langsung menghubungi Ibu Yeni selaku pejabat pengadaan di Dinas Kesehatan Sumenep,” ucapnya. Rabu (23-11-2022).

Sementara itu, ibu Yeni saat mau dikonfirmasi hal tersebut malah dirinya menyuruh awak media ini untuk konfirmasi langsung kepada humas Dinkes Sumenep.

“Langsung ke humas,” ucapnya.

Saat ditanya siapa humas yang dimaksud, Yeni tidak bisa menyebutkan secara detail siapa humas yang dimaksud.

Baca Juga :  Masih Misterius, Pelaku Pembuangan Mayat Bayi

“Banyak humas nya,” terangnya singkat.

Bingung dengan perintah Yeni, tim melanjutkan bertanya kepada receptionis yang berjaga didekat pintu masuk bermaksud menanyakan siapa yang dimaksud humas Dinkes tersebut.

Namun dari raut wajahnya, petugas receptionis tersebut juga terlihat bingung yang dimaksud humas Dinkes yang dimaksud oleh ibu Yeni itu siapa.

Petugas receptionis langsung berjalan ke belakang dan menyampaikan pesan dari awak media untuk bertemu dan mengkonfirmasi sesuatu hal yang berhubungan dengan Dinkes Sumenep.

Sekembalinya petugas receptionis tersebut, lagi-lagi humas Dinkes (entah siapa yang dimaksud humas Dinkes tersebut) menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono, MCH.  (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru