Miliki 7.800 Bungkus Rokok Ilegal, Seorang Pemuda Ditangkap

- Redaksi

Selasa, 13 Agustus 2019 - 12:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Petugas tunjukkan barang bukti 78 kardus rokok ilegal, Selasa, 13/08/2019. (Dik/ SJ foto)

Petugas tunjukkan barang bukti 78 kardus rokok ilegal, Selasa, 13/08/2019. (Dik/ SJ foto)

Sumenep, seputarjatim.com Polres Sumenep berhasil mengamankan 7.800 press rokok tanpa dilengkapi pita cukai, dengan merek Dalill dan Grand Max. Rokok ilegal ini disita dari pemiliknya Mohammad Farid, warga Desa Bakeong, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas melakukan operasi gabungan di jalan raya Kecamatan Lenteng, Sabtu, 03/08/2019 lalu. Saat itu, tepatnya pukul 22.00 WIB, polisi menghentikan mobil avanza silver yang dikendarai pelaku. Saat digeledah ditemukan 77 kardus rokok tanpa pita cukai.

Baca Juga :  Insan Pers Wajib 'Berimbang'

“Kita menjerat pelaku dengan pasal 54 atau pasal 56 Undang-Undang No. 39 tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 tahun 1995 Tentang Cukai. Ancaman pidananya paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun penjara,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin dalam jumpa pers Selasa, 13/08/2019.

Polisi serahkan barang bukti rokok ilegal ke petugas Bea Cukai Madura. (Dik/ SJ foto)

Rilis pengungkapan kasus rokok ilegal ini juga dihadiri petugas Kantor Bea Cukai Madura. Menurut data Kantor Bea Cukai, Kabupaten Pamekasan menjadi wilayah tertinggi peredaran rokok tanpa dilengkapi ita cukai.

“Kita Intens bekerjasama dengan instansi lain seperti kepolisian untuk menangani rokok ilegal ini. Pelakunya memang harus dipidana biar memberi efek jera,” ungkap Salehodin, Kepala Kantor Bea Cukai Madura.

Polres Sumenep menyerahkan barang bukti rokok ilegal kepada Kantor Bea Cukai Madura. Rencananya barang bukti tersebut akan dimusnahkan bersamaan dengan barang bukti lainnya di kantor Bea Cukai Madura. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan
Istri Sah Gerebek Suami Bersama Wanita Lain di Rumah Kos, Kasus Bergulir ke Polresta Sumenep
Selangkah Lagi ke Meja Hijau, Kejari Sumenep Genjot Berkas Korupsi DD Kades Pragaan Daya
Sidang Tuntutan Korupsi BSPS Digelar, Akankah Penyebutan Nama Oknum DPRD Sumenep Ditindaklanjuti?
Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas
Sidang Korupsi BSPS di Sumenep Masuk Babak Penentuan, 6 Terdakwa Siap Diperiksa
Polemik Kades Meddelan, Camat Lenteng Terkesan Biarkan Sejumlah Pelanggaran

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:40 WIB

Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:44 WIB

Istri Sah Gerebek Suami Bersama Wanita Lain di Rumah Kos, Kasus Bergulir ke Polresta Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:15 WIB

Selangkah Lagi ke Meja Hijau, Kejari Sumenep Genjot Berkas Korupsi DD Kades Pragaan Daya

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:27 WIB

Sidang Tuntutan Korupsi BSPS Digelar, Akankah Penyebutan Nama Oknum DPRD Sumenep Ditindaklanjuti?

Berita Terbaru

ILUSTRASI: 
Sejumlah batang kayu jati yang telah ditebang ditemukan di kawasan hutan Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:04 WIB