Gaduh Toilet Viral, Dewan Pendidikan Akan Temui Disdik Sumenep

- Redaksi

Selasa, 11 Juli 2023 - 18:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Seputarjatim.com- Pascaviralnya toilet sekolah dasar yang dibangun dengan dana Rp125 juta, Dewan Pendidikan akan segera bertemu dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

“Karena kita belum tahu utuh penganggarannya. Ini bener berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Soal bagaimana teknis penentuan nilainya, ini juga berkaitan dengan konsultan pengawas proyek dari instansi lain,” terang komisioner DPKS Busri Thoha, Selasa 11/7/2023.

Soal besaran nilai proyek menurut Busri disesuaikan dengan juknis dan mengacu pada peraturan Bupati Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya memang bisa berbeda nilai proyek antara satu kabupaten dengan lainnya. Itu tergantung pada saran atau rekomendasi konsultan perencana proyek,” imbuhnya.

Baca Juga :  Berharap Berkah Asyura, Kapolres Sumenep Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu

Sementara itu pengamat kebijakan publik Fauzi As mengatakan, saat ini pengawasan pelaksanaan proyek pendidikan di Kabupaten Sumenep sangat lemah.

“Ada inspektorat, dinas pekerjaan umum, termasuk DPRD nya kurang maksimal mengawasi. Yang perlu dicermati adalah penentuan nilai anggaran termasuk toilet, karena saya menduganya ada kongkalikong antara Dinas Pendidikan, konsultan perencana, serta CV yang melaksanakan proyek,” kata Fauzi As, Selasa (11/7/2023).

Menurut Fauzi As, publik juga diminta untuk terus mengawal proses pembangunan 20 toilet yang akan dikerjakan di tahun 2023 ini. Karena paket pekerjaan proyek toilet di tahun 2023 ini digabung dengan paket pekerjaan lainnya di satu titik sekolah.

Baca Juga :  Murid TK di Sumenep Pawai Peringati Tahun Baru Islam

“Kalau tahun 2022 toiletnya dianggarkan dalam satu paket pekerjaan senilai Rp125 juta. Tapi tahun ini proyek toiletnya digabung dengan pekerjaan lain dengan nilai mulai dari Rp 300 juta hingga yang paling fantastis sampai Rp 900 juta,” tutup Fauzi As.

Sebelumnya, publik di Kabupaten Sumenep dikejutkan dengan nilai proyek fantastis toilet sekolah dasar sebesar Rp125 juta rupiah. Ada 15 toilet yang telah dibangun di tahun 2022. Sementara di tahun 2023, juga akan dibangun proyek yang sama dengan jumlah 20 toilet. (*)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru