Ikhtiar terbebas dari PMK, DKPP Sumenep Target Vaksin 3000 Sapi

- Redaksi

Senin, 27 Juni 2022 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Petugas dari DKPP Sumenep melakukan vaksinasi sapi di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng.

Foto: Petugas dari DKPP Sumenep melakukan vaksinasi sapi di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng.

SUMENEP, seputarjatim.com–Sebagai upaya antisipasi dan pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep menggelar vaksinasi hewan ternak tahap satu.

Vaksinasi PMK perdana di Kota keris ini, menyasar 100 Ekor sapi yakni Kecamatan Kota sebanyak 30 ekor, Kecamatan Gapura sebanyak 20 ekor dan Kecamatan Lenteng sebanyak 50 ekor. Senin, (27/6/2022).Senin, (27/6/2022).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto mengatakan, pihaknya telah menerima 3000 dosis vaksin dan masih berupaya untuk mendapatkan alokasi tambahan vaksin.

Baca Juga :  Viral Vidio Mesum "Three against one" Ditempat Wisata Sumenep

“Target kita pada tanggal 7 Juli 2022 atau H-2 lebaran vaksin ini selesai, sedangkan untuk zona hijau (pulau kangean dan sepudi)  akan dilaksanakan setelah hari raya Idul Adha,” Jelasnya.

Lanjut Arif, Untuk efektifitas pelaksanaan vaksin nantinya akan dilakukan penandaan sekaligus pendataan melalui EAR TAG (QRCODE) pasca vaksinasi, hal itu sangat penting untuk dilakukan pendataan kedalam sistem pendataan ternak, QR Code yang terdapat di EARTAG dapat di scan melalui mobile APPS berbasis android.

“Riwayat vaksin akan ditampilkan dalam bentuk kartu vaksin yang berisi nomer identifikasi ternak, jenis/rumpun ternak, jenis kelamin, jenis vaksin hingga lokasi tanggal tanggal vaksin semua lengkap disitu,” Papar Arif.

Baca Juga :  Anggota DPRD Desak Dinas Kesehatan dan P2KB Sumenep Agar Segera Mengevaluasi Kinerja Karyawan Puskesmas Dasuk

Lanjut Arif, selain dari bantuan vaksin pemerintah kabupaten Sumenep akan menyiapkan obat-obatan dalam rangka upaya penanganan dan pengendalian PMK ini melalui dana BTT.

“Melalui vasinasi PMK ini diharapkan dapat membantu dan mencegah penyebarluasan PMK di kabupaten Sumenep ini, sehingga nantinya Kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Madura ini terbebas dari PMK,” Pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Teknologi RFA, Tangani Tumor Tanpa Operasi
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah
IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Rabu, 8 April 2026 - 16:20 WIB

Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan

Selasa, 7 April 2026 - 01:18 WIB

Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:28 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Luncurkan Teknologi RFA, Tangani Tumor Tanpa Operasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:53 WIB

Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (kiri), bersama Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim (dua kiri), saat rapat koordinasi terkait HDDAP (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

HDDAP Jadi Motor Transformasi Pertanian Lahan Kering di Sumenep

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB