Kebakaran Hebat Terjadi di Buduran Sidoarjo

- Redaksi

Sabtu, 7 September 2019 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas terus berupaya memadamkan api. (Fahmi/ SJ foto)

Petugas terus berupaya memadamkan api. (Fahmi/ SJ foto)

SIDOARJO, seputarjatim.com Kebakaran hebat terjadi di area belakang PT. Kemas Perdana Internasional di Jalan Sidomulyo, RT 06, RW 01, Buduran, Sidoarjo Sabtu, 07/09/2019 sore. Suara ledakan membuat histeris warga yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dilibatkan dalam proses pemadaman api. Akibat hempasan angin yang cukup kencang dilokasi kejadian membuat si jago merah berhasil merembet secara cepat. Apalagi banyak drum yang diduga berisi tiner atau bahan kimia lainnya.

Kobaran api juga berhasil menjilat ke bagian gudang percetakan yang berada disisi belakang pabrik. Beberapa kali, terdengar suara ledakan dari dalam gudang yang terbakar disertai dengan kepulan asap tebal yang menjulang ke udara.

Baca Juga :  Polda Jatim Gelar Rapat Satgas Mafia Bola

Saking kerasnya ledakan, sejumlah barang nampak terbang ke udara seperti kembang api. Personil sangat susah meredam amuk si jago merah. Pasalnya, banyak barang mudah terbakar sejenis cat, kertas dan lain sebagainya.

warga mengaku sempat mendengar bunyi ledakan saat terjadinya kebakaran. (Fahmi/ SJ foto)

Ledakan di pabrik yang bergerak dalam bidang percetakan ini juga membuat warga histeris. Bahkan, rumah warga yang berdekatan dengan lokasi pabrik yang terbakar berhamburan keluar. Hingga berita ini ditulis, situasi dilokasi kebakaran, masih nampak petugas PMK berjibaku menjinakkan kobaran api. Proses pembasahan juga terus dilakukan.

Kapolsek Buduran Kompol Sujut mengatakan, berdasar hasil laporan saksi sementara, titik api mulanya diketahui berasal dari belakang pabrik. Menurut keterangan saksi, tambahnya, api berasal dari ilalang atau rerumputan yang terbakar. Sehingga secara cepat menjalar ke bagian lainnya.

Baca Juga :  Pulau Talango Tengah Eksotis

“Penyebab kebakaran masih dalam menyelidiki. Saat terbakar, kondisi pabrik tidak ada aktifitas,” kata Kapolsek Buduran, Kompol Sujud.

Saat ini, tambah mantan Kapolsek Taman itu, pihaknya terua berkordinasi dengan beberapa pos PMK yang ada di Sidoarjo (Posko Porong, Buduran, dan Candi). Upaya itu untuk melakukan pemadaman agar tidak merembet ke bagian lainnya. “Ada lebih dari 5 PMK yang melakukan pemadaman. Sampai kini api masih membara,” tukasnya. (fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029
Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang
Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik
Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep
Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali
Warga Nonggunong Bersyukur Dapat Bansos Beras 10 Kg
Center Of Law Studies Gelar FGD, Bea Cukai Madura “Menghilang”
Sempat Dihentikan, Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Trujoyo Menemui Titik Terang

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:02 WIB

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029

Senin, 27 Mei 2024 - 14:49 WIB

Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang

Senin, 27 Mei 2024 - 14:36 WIB

Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik

Senin, 27 Mei 2024 - 14:21 WIB

Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep

Sabtu, 18 November 2023 - 13:13 WIB

Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB