Diduga Ditampar, Orang Tua Siswa di Sumenep Lapor Polisi

- Redaksi

Jumat, 25 November 2022 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Ilustrasi

Foto:Ilustrasi

SUMENEP, seputarjatim.com–Kekerasan dunia pendidikan kembali terjadi,kali ini menimpa salah satu siswa di SDN. Kebunan II Kecamatan Kota Sumenep yang diduga ditampar oleh kepala sekolahnya.

Dikutip dari SuaraMadura.id peristiwa itu terungkap setelah salah satu keluarga dari siswa memberitahukan dan menceritakan bahwa keponakannya yang bersekolah di SDN Kebunan II Sumenep, telah ditampar oleh kepala sekolahnya.

“Barusan adik saya memberi kabar kalau anaknya ditampar sama kepala sekolah SDN Kebunan II Sumenep,” terang BJ, inisial dari paman siswa tersebut. Jumat (25/11).

Menurut BJ, Orang tua dari siswa SDN Kebunan II Sumenep akan memperkarakan permasalahan tersebut ke ranah hukum dengan melapor ke Polres.

Baca Juga :  'Marlena dan Kacong' Objek Lomba Fotografi Peringati Harhubnas

Pengajar di SDN Kebunan II Sumenep yang meminta tidak disebut namanya, membenarkan dan menceritakan kronologi kejadian saat dikonfirmasi.

“Tadi pagi sebelum mulai pelajaran memang biasa anak-anak bersih-bersih sampah. Tapi ada beberapa anak yang sambil bermain,” jelasnya lewat sambungan telepon.

Kemudian, ia melanjutkan sambil mewanti-wanti agar tak disebut namanya. “Dari beberapa siswa yang bermain itu, hanya 2 orang yang ditampar oleh kepala sekolah,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan nomor kontak kepala sekolah SDN Kebunan II Sumenep, upaya konfirmasi pun dilakukan kepada yang bersangkutan.

“Kapan ya, saya nda kok. Kapan itu ya, saya  nda pernah menampar ya,” sergah Wiwik, kepala sekolah SDN Kebunan II Sumenep yang mempersilahkan pelaporan kepada dirinya.

Baca Juga :  Jalan Rusak 10 Tahun Dibiarkan, Warga Pragaan Laok Terpaksa Gantikan Peran Pemerintah Desa

Tak berselang lama, Wiwik mengirim pesan pribadi ke nomor redaksi SuaraMadura.id yang isinya akan menuntut media. “Tadi anda mengancam saya,” tudingnya.

Redaksi lantas menerangkan jika setiap proses konfirmasi yang dilakukan terdokumentasi dengan baik, dan menunggu tuntutan Wiwik dengan senang hati.

Betapa miris ketika seorang kepala sekolah yang berlatar pendidikan lebih dari cukup, tidak bisa membedakan upaya konfirmasi dan justru mengintimidasi.

Sekedar untuk diketahui, menurut informasi saat ini orang tua dari siswa tersebut sedang berada di Mapolres Sumenep untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dispusip Sumenep Genjot Perpustakaan Ramah Anak, Sekolah Didorong Jadi Pusat Literasi Aktif
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 21:10 WIB

Kasus Gadai Emas di BMT-UGT Nusantara Gayam Masuk Tahap Penentuan, Polisi Segera Gelar Perkara

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Kades Pragaan Daya Ditahan Kejari Sumenep, Rugikan Negara hingga Rp585 Juta

Sabtu, 18 April 2026 - 22:08 WIB

Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terbaru