Sebar Ajaran Meresahkan, Masjid di Pamekasan Disegel

- Redaksi

Rabu, 25 Januari 2023 - 18:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

(Foto: Baihaki)

(Foto: Baihaki)

PAMEKASAN, seputarjatim.com- Masjid Usman bin Affan yang terletak di Desa Nyalabu Laok, Kecamatan/ Kabupaten Pamekasan disegel warga.

Hal itu buntut dari beredarnya di media sosial video ceramah ustaz masjid tersebut yang memfitnah pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari.

Kepala Desa Nyalabu Laok, Ach Fakhror Rozi, memimpin penutupan masjid tersebut, usai adanya demonstrasi dari ratusan warga desa setempat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penutupan ini karena tidak ingin ada konflik, apalagi soal ibadah,” terang Fakhror Rozi, Rabu (25/1/2023).

Ia mengaku jika banyak warga NU yang tersakiti dengan ceramah dari salah satu ustaz yang berkhotbah di masjid itu.

Baca Juga :  Kerapan Sapi Di Sumenep, Antara Tradisi Dan Perjudian

“Ustaz tersebut menyakiti hati para warga NU lantaran memfitnah Kiai Hasyim selaku pendiri NU soal peringatan maulid nabi,” terang Rozi.

Oleh sebab itu, pihaknya mengambil langkah preventif dengan menutup masjid tersebut demi menghindari konflik.

“Sebelum ada demo besar-besaran kami menutup lebih dahulu. Kami berharap semoga ditiadakan demo ini,” sambungnya.

Sebelumnya, video salah satu ustaz yang berkhotbah di Masjid Usman bin Affan viral di media sosial dan group Whatsapp.

Dalam video yang berdurasi dua menit lima puluh detik ini, sang ustaz menyebut jika Maulid Nabi bukan berasal dari Nabi Muhammad, sahabat, tabiin, dan juga bukan ajaran empat Imam Mazhab.

Baca Juga :  Cabuli Keponakan, Seorang Pria di Sampang Dibekuk Polisi

Ustaz tersebut bahkan menyebut jika ajaran maulid merupakan ajaran dari Bani Ubaid Al Qaadah yang berasal dari kalangan Yahudi.

Tak cukup sampai disitu, ustaz tersebut bahkan menyebut jika Kiai Hasyim Asya’ari mengingkari ajaran Maulid dan menyebut jika hal tersebut disembunyikan.

Akibat video tersebut beragam kecaman datang pada pihak takmir masjid, hingga berujung demonstrasi dari ratusan warga Desa Nyalabu Laok. (bai/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar
3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep
Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun
Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya
Kasus Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Tiga Tersangka Terancam Dijemput Paksa
Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Rabu, 2 September 2026 - 23:52 WIB

Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar

Selasa, 1 September 2026 - 12:12 WIB

3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya

Berita Terbaru