DPRD Sumenep sebut pengelolaan Pantai Lombang harus pihak ketiga, ini respon Tenaga Ahli Pariwisata

- Redaksi

Sabtu, 6 Mei 2023 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalis TV One, Veros Afif. (foto istimewa)

Jurnalis TV One, Veros Afif. (foto istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Dari kesekian tahun perkembangan pantai Lombang Sumenep, seakan tidak ada perubahan secara signifikan. Hal tersebut menjadi pembahasan utama oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep.

“Problema pantai Lombang ini solusinya hanya harus dikelola oleh pihak ketiga, ini sudah 20 tahun lebih loh jalan rusak dibiarkan,” terang Masdawi, anggota komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep.

Masdawi juga menambahkan bahwa meski pada akhirnya Bupati Sumenep yang menyanggupi untuk perbaikan infrastruktur di pantai Lombang, OPD terkait juga harus memikirkan revitalisasi di destinasi wisata lainnya. Jangan hanya memikirkan target PAD, namun sarana dan prasarananya minim.

Menanggapi persoalan tersebut, asisten tenaga ahli Bupati Sumenep bidang Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Veros Afif, menyambut baik aspirasi dari legislatif Sumenep. Menurutnya, sejak dirinya ditunjuk sebagai tenaga ahli di bidang Pariwisata dan Lingkungan Hidup, dirinya beserta Faidlal Rahman sangat getol untuk memberikan advice tentang pengelolaan destinasi wisata di Sumenep agar dilakukan oleh pihak ketiga. Karena selain harus membutuhkan ahli atau pakarnya dalam pengelolaan destinasi wisata seperti didaerah lain, seperti Ancol Jakarta yang tidak pernah sepi kunjungan wisatawan, fasilitasnya juga terawat dan terus ditingkatkan, sehingga balance, antara pendapatan dan fasilitasnya.

Baca Juga :  Ratusan Massa Dipastikan Hadir Dan Kawal Pengukuran Lahan Kodim 0827 Sumenep

“Kami berdua cukup intens meng-advice pemda terkait perihal pengelolaan destinasi wisata oleh pihak ketiga. Karena menurut kami berdua hanya itu solusinya untuk terus merevitalisasi secara keseluruhan. Jangan hanya pendapatan saja yang direvitalisasi, harus imbang dong,” terang pria yang juga bekerja sebagai reporter media TV Nasional.

Veros juga menuturkan bahwa berdasarkan pertimbangan, maka pengelolaan yang harus dilakukan oleh pihak ketiga banyak manfaatnya. Salah satu contohnya, bahwa Pemda atau OPD terkait hanya tinggal terus memonitoring kinerja dan perkembangan pengelola dari pihak ketiga, tanpa perlu terlibat teknis dalam revitalisasi semua destinasi wisata yang merupakan aset pemerintah.

Baca Juga :  Gelar Bupati Award 2022, Ini Pesan Bupati Sumenep Bagi Camat Dan Lurah

“Gak perlu repot-repot terlibat teknis kan, baik secara APBD dan tenaga. Pekerjaan pariwisata ini harus dilakukan oleh ahli atau pakarnya, tidak bisa secara otodidak, karena perkembangan pariwisata sangat dinamis dan selalu mengalami perubahan demi perubahan. Jadi tugas OPD hanya tinggal memastikan legalitas aset pemerintah yang menjadi objek wisata, karena itu syarat wajib investasi dapat masuk ke Sumenep,” jelas Veros.

Veros berharap dengan dinamika dunia pariwisata di Jawa Timur ini, destinasi wisata di Kabupaten Sumenep juga dapat mewarnai. Karena dari sisi materi atau bahan, Sumenep memiliki potensi yang sangat luar biasa. Hampir semua destinasi wisata ada, seperti wisata budaya, religi,sejarah dan kemaritiman. Sehingga menurutnya sekarang tinggal siapa yang dapat menggarapnya secara profesional dan maksimal. (red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029
Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang
Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik
Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep
Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali
Warga Nonggunong Bersyukur Dapat Bansos Beras 10 Kg
Center Of Law Studies Gelar FGD, Bea Cukai Madura “Menghilang”
Sempat Dihentikan, Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Trujoyo Menemui Titik Terang

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:02 WIB

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029

Senin, 27 Mei 2024 - 14:49 WIB

Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang

Senin, 27 Mei 2024 - 14:36 WIB

Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik

Senin, 27 Mei 2024 - 14:21 WIB

Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep

Sabtu, 18 November 2023 - 13:13 WIB

Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB