NewsHukum & Kriminal

Sat Reskrim Polres Sumenep Amankan Pelaku Begal Payudara

458
×

Sat Reskrim Polres Sumenep Amankan Pelaku Begal Payudara

Sebarkan artikel ini
Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H didampingi Kanit Idik 1 IPDA Surat saat konfrensi pers
Foto:Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H didampingi Kanit Idik 1 IPDA Surat saat konfrensi pers

SUMENEP, seputarjatim.com–Sat Reskrim Polres Sumenep Madura Jawa Timur telah berhasil mengamankan pelaku begal payudara yang lagi viral di media sosial.

Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H  menjelaskan, awalnya pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2022 pelapor Bunga (nama samaran) 21 tahun, asal Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten berangkat dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna hitam dengan tujuan Kecamatan Kota Sumenep, saat perjalanan di Desa Giring Kecamatan Manding ada seorang laki-laki yang mengikutinya.

“Laki-laki tersebut mengendarai sepeda motor Yamaha Lexi warna abu-abu kombinasi hitam, mendekati dan menyalip dari arah kanan, selanjutnya tangan laki-laki tersebut memeras payudara pelapor dan langsung melarikan diri dengan kencang tak terkejar oleh pelapor,” Jelasnya. Selasa (5-7-2022)

Baca Juga :  Trotoar Depan RSUD Moh. Anwar Sumenep Jadi Lahan Parkir, Pemkab Bisa Apa?

Lanjut widi, Akibatnya pelapor merasa takut dan trauma sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manding. Mendapat Laporan tersebut Kanit Resmob Ipda Sirat bersama anggotanya melakukan lidik dan berhasil mengamankan terduga pelaku di Desa Aeng Merah Kecamatan Batuputih pada hari Senin tanggal 27 Juni 2022.

Baca Juga :  Kado Hari Jadi Ke-754, Bupati Bersama DKPP Sumenep Ekspor Bawang Merah Ke Eropa

“Pelaku  berinisial AF (22) asal Dusun Pandi, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru,” Terangnya.

Dari terlapor berhasil diamankan Barang Bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Lexi warna abu-abu dengan plat nomer M-4957-XD dan 1 buah baju  warna merah serta sarung warna hijau yang digunakan pada saat melakukan begal payudara. Selanjutnya terlapor diamankan ke Polres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya terlapor dijerat pasal 281 KUHP dan atau pasal 289  KUHP   dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” Pungkasnya. (Bam)

Tinggalkan Balasan