Warga Giligenting-Giliraja Tuntut CSR PT OMEC

- Redaksi

Senin, 9 September 2019 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, seputarjatim.com- Sejumlah warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Giliraja-Giligenting, berunjukrasa ke kantor DPRD setempat menuntut transparansi CSR yang disalurkan PT Ophir Medco Energy Company, Senin, 09/09/2019.

Dalam orasinya, warga meminta agar lembaga Bisma selaku pihak ketiga penyalur dan pengelola CSR perusahaan migas tersebut dibubarkan. Massa menilai keberadaan lembaga Bisma tidak dapat memberikan manfaat kepada warga sekitar. Warga juga menuntut pemenuhan sarana bagi warga, mulai dari fasilitas kesehatan berupa ambulan laut dan darat, bantuan pendidikan untuk pelajar asal dua kepulauan itu, serta bantuan untuk ekonomi warga.

Baca Juga :  Ditengarai Masih Aktif Jadi Panwascam Masalembu, Guru ASN P3K Ini Bikin Kadisdik Sumenep Berang

“Hari ini kami hanya mengingatkan, kalau dalam beberapa hari kedepan kami akan datang dengan massa yang lebih banyak lagi. Kami gak butuh ditemui anggota dewan,” ujar Ahmad, korlap aksi.

Baca Juga :  Masjid Jamik: Himbauan Tidak ke Masjid Karena Corona Terlalu Berlebihan

Aksi warga Pulau Giligenting dan Giliraja ini mendapatkan penjagaan dari petugas kepolisian. Setelah berdemo selama 30 menit, massa aksi mulai membubarkan diri. (dik/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029
Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang
Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik
Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep
Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali
Warga Nonggunong Bersyukur Dapat Bansos Beras 10 Kg
Center Of Law Studies Gelar FGD, Bea Cukai Madura “Menghilang”
Sempat Dihentikan, Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Trujoyo Menemui Titik Terang

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:02 WIB

Profil Lengkap Nur Faizin, Dilantik PBNU sebagai Ketua PP GP Ansor Periode 2024-2029

Senin, 27 Mei 2024 - 14:49 WIB

Batik Tulis ‘A-Batik’ Berkat Dorongan Pemkab Sumenep hingga Bisa Berkembang

Senin, 27 Mei 2024 - 14:36 WIB

Owner A-Batik Harap Pemkab Sumenep Terus Berikan Perhatian Khusus kepada Para Pengrajin Batik

Senin, 27 Mei 2024 - 14:21 WIB

Festival Tan-Pangantanan Tonjolkan Budaya Lokal Sumenep

Sabtu, 18 November 2023 - 13:13 WIB

Harga BBM Tembus 30 Ribu Per Liter, Ketua AKD Nonggunong Minta APMS Di Operasikan Kembali

Berita Terbaru

FOKUS: Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyianto, saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek (SandiGT - Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bimtek Dispusip Sumenep Jadi Wadah Kreatif Eksplorasi Budaya Lokal

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:53 WIB

MENGECEK: Warga bersama kepolisian saat mengvakuasi benda mirip torpedo (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Temuan Misterius di Sumenep, Warga Evakuasi Benda Mirip Torpedo

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:43 WIB

GAGAH: Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

Peristiwa

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Senin, 20 Apr 2026 - 17:48 WIB