Rekonstruksi Pembunuhan Petani Lamongan Berlangsung Tegang

- Redaksi

Kamis, 5 Januari 2023 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Makhrus)

(Foto: Makhrus)

LAMONGAN, seputarjatim.com- Isak tangis histeris keluarga korban pembunuhan almarhum Patolah (60) pecah saat menyaksikan rekontruksi yang digelar polisi di kebun jagung Petak 31 B1 RPH Gelap BKPH Jompong KPH Tuban, Desa Dateng, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur Kamis (5/1/2023) siang.

Keluarga dan isteri korban tak henti-hentinya menangis histeris dan harus ditenangkan oleh warga yang juga turut menyaksikan rekontruksi tersebut. Dan dalam rekontruksi tersebut terdapat 12 reka adegan yang diperagakan oleh masing-masing saksi yang dihadirkan polisi.

Namun, Dalam Rekonstruksi itu juga, polisi tidak menghadirkan kedua tersangka yang diduga menjadi pelaku pembunuhan karena sudah digantikan oleh peran pengganti. Kedua tersangka kini telah ditahan di Mapolres Lamongan.

“Kegiatan rekontruksi ini adalah rangakaian dari proses penyelidikan untuk membuat terang suatu pidana dan tadi ada 12 adegan yang diperagakan oleh masing-masing saksi,” kata Kanit 1 Satreskrim Polres Lamongan Iptu Sunandar kepada Awak media saat di temui di lokasi kejadian.

Selain itu, Sunandar juga sudah menghadirkan peran pengganti, alasan penyidik tak menghadirkan kedua tersangka masing masing berinisial S dan AI karena keduanya tersangka masih tidak mengakui perbuatannya. Sementara polisi sendiri mengaku sudah memiliki cukup bukti.

“Hasil penyelidikan polisi sudah menemukan cukup bukti. Setelah ini kami penyidik akan menggelar rekonstruksi lagi dengan peran para tersangka,” kata perwira polisi berpangkat dua balok di pundaknya ini.

Baca Juga :  Awal Tahun 2023, Tersangka Kasus Korupsi Pembelian Kapal Oleh PT Sumekar Belum Ditahan

Kasus pembunuhan almarhum Patolah ini sendiri terjadi pada tanggal 04 Oktober 2022 lalu. Korban saat itu ditemukan oleh anaknya tergeletak di depan gubuk kebun jagung dalam kondisi kepala berlumuran darah. Keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke polisi. Jasad Almarhum kemudian diotopsi dan hasilnya itu diketahui ada luka lecet di tangan kiri dan lecet pada punggung. Selain itu juga ditemukan benjolan pada kepala bagian belakang serta mulut mengeluarkan darah.

“Ada sekitar 11 saksi yang sudah kita periksa dan dari hasil otopsi terhadap almarhum diketahui ada luka bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala,”pungkasnya. (mah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemotongan Dana PKH di Sumenep, Pendamping Perbolehkan KPM Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Pemotongan Dana PKH di Sumenep Resmi Dilaporkan ke Kejari, Warga Miskin Teriakkan Keadilan
Terkuak! Dugaan Pemotongan PKH di Sumenep, Warga Bongkar Selisih Jutaan Rupiah hingga Minta Usut Tuntas
Ancam Dicoret dari Daftar PKH, Ketua Kelompok di Sumenep Paksa Warga Serahkan ATM dan PIN Sejak 2023
Diduga Sunat Bantuan PKH, Ketua Kelompok di Sumenep Intimidasi Warga: ATM KPM Dikuasai, Uang Dikembalikan Diam-Diam
Kisruh PKH di Sumenep, Ketua Kelompok Diduga Kuasai ATM dan Potong Dana Warga Miskin
Pertamina Telusuri Akar Kasus Oplosan Elpiji di Sumenep, Polisi Amankan 4 Pelaku
Kasus Bayi Tewas di Sumenep, Sang Ibu Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Bengkulu Selatan

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 19:50 WIB

Kasus Dugaan Pemotongan Dana PKH di Sumenep, Pendamping Perbolehkan KPM Tempuh Jalur Hukum

Senin, 24 November 2025 - 14:59 WIB

Dugaan Pemotongan Dana PKH di Sumenep Resmi Dilaporkan ke Kejari, Warga Miskin Teriakkan Keadilan

Kamis, 20 November 2025 - 17:50 WIB

Terkuak! Dugaan Pemotongan PKH di Sumenep, Warga Bongkar Selisih Jutaan Rupiah hingga Minta Usut Tuntas

Selasa, 11 November 2025 - 07:52 WIB

Ancam Dicoret dari Daftar PKH, Ketua Kelompok di Sumenep Paksa Warga Serahkan ATM dan PIN Sejak 2023

Minggu, 9 November 2025 - 15:43 WIB

Diduga Sunat Bantuan PKH, Ketua Kelompok di Sumenep Intimidasi Warga: ATM KPM Dikuasai, Uang Dikembalikan Diam-Diam

Berita Terbaru